Biografi

IMMANUEL KANT (1724-1804)

Gambar Immanuel Kant waktu muda

Kant biasa orang menyebutnya, adalah seorang ahli filsafat , ahli ilmu pasti dan ahli ilmu alam berkebangsaan Jerman. Ayahnya adalah seorang tukang sedel yang miskin. Dia belajar teologia (ilmu ke-Tuhanan) di Universitas KÖNIGSBERG. Namun demikian ia tidaklah membatasi dirinya hanya mempelajari ilmu ke-Tuhanan belaka, tetapi juga belajar di segala fakultas. Pelajaran yang paling menarik hatinya, ialah ilmu pasti dan ilmu alam.

Pada mulanya karangan-karangan Kant lebih banyak mengenai pengetahuan alam dibandingkan ilmu filsafat. Sesudah terjadi gempa di Lissabon, ia menulis teori tentang gempa. Selanjutnya ia menerbitkan suatu karangan mengenai angin, juga suatu karangan singkat tentang mengapa angin Barat di Eropa begitu basah, dan angin tersebut melintasi samudera.  Sehingga Kant telah membuktikan perhatian yang luar biasa kepada bangsa Eropa pada waktu itu, dan ia juga telah memberikan pemikirannya tentang ilmu bumi alam yang masih diperhitungkan sampai saat ini.

Disamping itu Kant ternyata juga punya sisi lain dari pemikirannya yang kritis tersebut. Walaupun sukses pada akhirnya, namun pada awalnya kesuksesan itu tidak langsung datang begitu saja. Dia juga sempat merasakan masa-masa yang sulit sebagai anak dari keluaga yang miskin. Dia juga pernah mengalami yang namanya kegagalan dalam hal pekerjaan, sehingga pernah disebutkan sebagai pelamar pekerjaan yang sial. Karena baginya tidaklah mudah untuk memperoleh pekerjaan. Dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan yang berulang-ulang tetapi tidak berhasil. Barulah dia mendapatkan pekerjaan yang nyaman pada usia 46 tahun sebagai mahaguru dalam ilmu filsafat. Selain sebagai pelamar pekerjaan yang sial, Kant juga punya sisi yang kontroversi pada zamannya. Diantaranya dia tidak mau menikah dan tidak ingin mempunyai keturunan. Walaupun kontroversi dia juga dipandang sebagai seorang penuntut ilmu yang mujur. Dan pemikiran dan ilmunya telah memancar keseluruh dunia, teorinya yang terkenal mengenai Solar System. Menurutnya  Solar System atau Tata Surya berasal dari nebula yaitu gas atau kabut tipis yang sangat luas dan bersuhu tinggi yang berputar sangat lambat. Perputaran yang lambat itu menyebabkan terbentuknya konsentrasi materi yang mempunyai berat jenis tinggi, dan kemudian  disebut dengan inti massa di beberapa tempat yang berbeda. Inti massa yang terbesar terbentuk di tengah, sedangkan yang kecil terbentuk di sekitarnya. Karena terjadi proses pendinginan, inti-inti massa yang lebih kecil berubah menjadi planet-planet, sedangkan yang paling besar masih tetap dalam keadaan pijar dan bersuhu tinggi yang disebut dengan matahari.

Dengan ilmunya pulalah Kant dikenal sebagai sosok yang mempunyai kebiasaan hidup yang teratur dan tanpa variasi. Sebagai contoh jam 5 pagi ia minum teh, menghisap pipa rokok dan belajar selama 2 jam. Sebelum tengah hari, ia memberi kuliah dan belajar tingkat lanjut (further study). Jam 12 siang makan di restoran dan selalu bersama-sama dengan sahabat-sabatnya, dan mereka mengobrol sampai sore. Kemudian jam 4-5 sore berjalan-jalan di taman (tergantung keadaan cuaca). Setelah  itu membaca dan belajar lagi, baru jam 10 malam ia tidur.

Kant yang mengatur daily routine (pembagian waktu sehari-hari) yang begitu mekanis seperti mesin itu, bagaikan jam yang mempunyai jiwa bagi tetangganya. Jika ia sudah pulang dari jalan-jalan sore hari berarti itu menunjukkan jam 5 persis bagi mereka. Hanyalah waktu Kant membaca roman Emile (karangan Rousseau tentang ilmu pendidikan), daily routine-nya benar-benar terganggu. Dia sangat mengagumi buku itu dan berkata bahwa karena bagusnya buku-buku Rousseau, ia harus membacanya secara berulang-ulang.

Kant dapat dikatakan mempunyai kepribadian yang unik dan menarik, ia juga hampir tidak pernah keluar dari kota Königsberg. Ia lahir di  kota Königsberg, sebagai mahasiswa di Universitas Königsberg, sebagai mahaguru di Königsberg, dan menigggalnya pula di  Königsberg. Walapun demikian bukan berarti lingkungan bergeraknya sempit. Secara jasmani ia tidak pernah meninggalkan kota Königsberg, namun secara rokhani ia telah memancar dan tersebar luas keseluruh dunia melalui karangan naskahnya dan teorinya yang termashur. Kant diakui orang sebagai ahli filsafat terbesar di antara ahli-ahli filsafat mutakhir. Hanya saja beliau memutuskan untuk tidak menikah sehingga tidak mempunyai keturunan yang akan mewarisi keahliannya.

NB : Sumber sebagian dikutip dari buku Geschiedenis der Westerse Filosofie; karangan Bertrand Russel.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: